Gerakan Cinta Bumi, Kabar Kincir Ulin

Yuk, mengenal Pohon Ulin!

Haiii sahabat kincir!

Kali ini, kabar kincir ingin membahas mengenai Pohon Ulin. Kok, namanya sama seperti Kincir Ulin?! Yup, benaar! Jadi, nama dari Kincir Ulin ini diambil dari salah satu nama pohon yang tumbuh alami di Pulau Kalimantan. Kami berharap dengan diberi nama Kincir Ulin agar kami dapat menjadi seperti KINCIR, yang mana insyaAllah energi positif kami selalu terbarukan dan dapat bersahabat terhadap bumi. Selain itu, kami juga berharap agar keyakinan kami tetap lurus dan konsisten dalam mencapai tujuan seperti pohon ULIN yang kokoh dan teguh dari akar sampai ke atas pucuknya.

Buat sahabatKU yang ingin lebih mengenal tentang pohon Ulin atau yang lebih dikenal dengan nama iron woods, yuk baca artikel berikut yang kami kutip dari Bogor Online dan lihat video di bawah ini untuk lebih lengkapnya:

Nama lain dari pohon ulin adalah pohon kayu besi. Dan sebenarnya, pohon ulin (eusideroxylon zwageri) adalah salah satu pohon yang terkenal dari hutan Kalimantan Timur dengan ciri kayu yang keras dan kuat, warna gelap, dan tahan terhadap air laut.

Tinggi pohon ulin mencapai 50 meter dengan diameter hingga 120 cm. Selain itu, pohon ini banyak ditemukan di dataran rendah.

Pohon ini agak terpisah dari pepohonan lain dan dikelilingi jalur jalan melingkar dari kayu ulin. Sementara, di bagian bawah pohon, terdapat bagian yang berlubang. Jenis kayu dari pohon ulin tidak mudah lapuk, baik di air maupun daratan. Itulah sebabnya, kayu ini banyak dipakai sebagai bahan bangunan khususnya untuk rumah yang didirikan di atas tanah berawa.

Sementara itu, proses pemuliaan alami di hutan bekas tebangan umumnya kurang berjalan dengan baik. Perkecambahan biji ulin membutuhkan waktu cukup lama sekitar 6-12 bulan dengan persentase keberhasilan relatif rendah. Apalagi, produksi buah tiap pohon umumnya juga sedikit. Biji ulin lebih suka ditiriskan baik tanah, tanah liat berpasir ke tanah liat, kadang-kadang batu kapur. Hal ini umumnya ditemukan di sepanjang sungai dan bukit-bukit yang berdekatan. Hal ini membutuhkan rata-rata curah hujan tahunan 2500-4000 mm.

Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) atau biasa disebut kayu besi adalah salah satu kayu yang terkenal dan terkuat di habitatnya hutan Kalimantan. Ada berbagai nama daerah untuk Ulin, antara lain bulian, bulian rambai, onglen (Sumatera Selatan), belian, tabulin, telian, tulian dan ulin (Kalimantan) (Abdurachman, 2011).

Martawijaya et al. (1989) menyatakan bahwa kayu ulin sangat kuat dan awet, dengan kelas kuat I dan kelas awet I, berat jenis 1,04. Kayu ulin tahan akan serangan rayap dan serangga penggerek batang, tahan akan perubahan kelembaban dan suhu serta tahan pula terhadap air laut. Karena ketahanannya tersebut maka wajar jika dikatakan kayu ulin, kayu sepanjang masa dan kayu primadona. Kayu ini sangat sukar dipaku dan digergaji tetapi mudah dibelah.

Selanjutnya Departemen Kehutanan (1992) menyatakan bahwa kayu ulin ini merupakan salah satu jenis kayu mewah/indah yang masuk dalam daftar jenis pohon untuk ditanam untuk berbagai tujuan.

Di TN Kutai terdapat pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri) yang berukuran raksasa dengan diameter 2,47 meter dan tinggi ± 20 m yang berumur ± 1.000 tahun. Dan di TN Kutai juga masih dapat dijumpai tipe vegetasi hutan ulin yang tutupan vegetasinya di dominasi oleh pohon ulin.

Kabar Kincir Ulin

Yuk, mengenal Pohon Ulin!

#repost

Pohon Ulin

Teman-teman pasti tahu karakter Iron Man. 

Eits, kali ini bukan ingin membahas tentang Iron Man, tetapi kita akan membahas tentang Iron wood.

Iron wood atau pohon besi merupakan tanaman khas Kalimantan.

Nama lain dari pohon besi ini adalah pohon ulin.

Pohon ulin ini merupakan salah satu pohon asli Indonesia.

Pohon ulin ini memiliki nama ilmiah Eusideroxylon zwageri.

Pohon ulin memiliki tinggi pohon 30,35 meter dan diameter 60 – 120 cm.

Di Kalimantan Barat, terdapat empat jenis ulin yang dibedakan berdasarkan warna batangnya.

Ulin ini tumbuh baik di hutan tropika basah dan tumbuh di Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.

Ciri-ciri Kayu Ulin 

Ulin memiliki kulit pohon yang licin dan tidak memiliki banyak cabang.

Kayu ini memiliki tekstur kasar dan sangat keras sehingga sulit untuk digergaji.

Uniknya, pohon ini memiliki bau yang harum.

Keistimewaan Pohon Ulin

Istimewanya, pohon ini mampu tumbuh dengan diameter cukup besar dan tinggi.

Selain itu, kayu pohon ini memiliki sifat yang sangat keras dan tidak mudah dimakan rayap.

O iya, pohon ulin juga digunakan sebagai pewarna alami untuk produk tekstil, lo!

Dikarenakan keistimewaannya, kayu ini banyak diburu banyak orang untuk dimanfaatkan.

Banyaknya orang yang mengincar pohon ini, membuat pohon ini tergolong langka.

Hal ini disebabkan lambatnya pertumbuhan pohon ini.

Maka itu, kita harus lebih bijak dalam memanfaatkan pohon yang ada di sekitar kita.

Jangan sampai kita ikut merusak ekosistem pohon-pohon tersebut, ya.

Sumber: Bobo.Id

Penulis:Felixia Amanda

Editor:Iveta Rahmalia

Gerakan Cinta Bumi, Kabar Kincir Ulin, Kegiatan Perpucil, Perpucil Kincir Ulin, Relawan Kincir Ulin

Cool Kids Cook Day 2 (11022019)

#latepost

Alhamdulillah, selesai sudah rangkaian acara Cool Kids Cook kemarin. Setelah selesai membuat Grass Jelly a.k.a CINCAU pada hari pertama, Jumat 1 November 2019 kami melanjutkan kegiatan Cool Kids Cook selanjutnya dengan membuat “ramuan” milk tea à la Oma.

Terima kasih banyak untuk sahabatKU yang sudah ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Cool Kids Cook ini. Terutama antusias adik-adik Perpucil Kincir Ulin yang sejak hari Jum’at sampai Sabtu sudah datang ke Perpucil bahkan beberapa jam sebelum acara dimulai 🤗. Mereka sangat bersemangat saat meramu Milk Tea à la Oma dengan toping cincau. Bahkan ada yang bolak-balik ketagihan 😍..

Belum sempat ikut keseruan bareng Kincir Ulin kemarin?
Tenang saja… Akan ada agenda seru lainnya yang akan diselenggarakan kok. Info detailnya pantengin terus akun Facebook atau Instagram Kincir Ulin yaaa 😊

Oya, untuk video kegiatan Cool Kids Cook bisa dicek di laman Facebook kami, yuks!

Salam kincir 🌿. .

perpucil #kincirulin #aksiliterasiku #cookingday #cookingactivity #coolkidscook #grassjelly #milktea #childrenactivities #jumatseru #sabtuseru #followus #naturalhandmade #healthydrink #beverages #eventdepok #infodepok @ Perpustakaan Cilik – Perpucil – Kincir Ulin

Gerakan Cinta Bumi, Kabar Kincir Ulin, Kegiatan Perpucil, Perpucil Kincir Ulin

Cool Kids Cook Day 1 (11/01/2019)

Alhamdulillah, hari ini kita sudah selesai membuat Grass Jelly a.k.a CINCAU untuk kegiatan Cool Kids Cook hari pertama.


Kegiatan hari pertama ini dihadiri sebanyak 11 peserta yang berusia mulai dari 3 – 8 tahun. Untuk video lengkapnya bisa dicek di Facebok kami, yuks! (Facebook Kincir Ulin)

Oya, kegiatan ini masih berlanjut besok lhooo… Yuk gabung bersama sahabat kincir lainnya untuk membuat Milk Tea à la Oma besok jam 1 siang di Perpucil Kincir Ulin!

Jangan lupa membawa perlengkapan yang dibutuhkan (lihat postingan sebelumnya) dan jangan lupa diberi nama pada barang masing-masing agar tidak tertukar.
Salam kincir 🌿. .

perpucil #kincirulin #aksiliterasiku #cookingday #cookingactivity #coolkidscook #grassjelly #milktea #childrenactivities #jumatseru #sabtuseru #followus #naturalhandmade #healthydrink #beverages #eventdepok #infodepok @ Perpustakaan Cilik – Perpucil – Kincir Ulin