Kabar Kincir Ulin, Kegiatan Perpucil, Parade, Perpucil Kincir Ulin

Parade Kincir Ulin 2021 #highlight

#LatePost

Alhamdulillah, rangkaian acara #ParadeKincirUlin2021 telah selesai dilaksanakan. 🥰

Rangkaian acara dibuka dengan “Jelajah Daring Bersama Keluarga!” yang bertepatan dengan #HariDongengSedunia (#WorldStoryTellingDay) pada tanggal 20 Maret 2021. Kincir Ulin mengajak anak-anak dan orang tua untuk menjelajahi dunia seni dan berkenalan dengan #ProcessArt, serta menikmati dongeng dengan media berupa kolase bersama Kak @dewitrik (Ilustrator Buku Anak) dan Kak Rinda (Pendiri Kincir Ulin dan Pegiat Literasi Anak).

Rangkaian acara parade berikutnya dilanjutkan pada bulan April bertepatan dengan bulan peringatan #HariBumi. Kincir Ulin mengajak sahabat cilik untuk menjadi PAHLAWAN PENYELAMAT BUMI! Di kegiatan ini, peserta belajar untuk mengenal alur perjalanan sampah, jenis-jenis sampah, dan cara daur ulang sampah melalui DONGENG KEREN, GREEN ACTIVITIES, serta GAMES SERU! Dipandu oleh Bintang Guru: Ibu Ica @annisa.joenoes (Pegiat Bank Sampah Bumi Daya Bersih) dan Kak Hani (Pendiri Kincir Ulin)

Puncaknya, rangkaian acara ParadeKU yang ditutup dengan Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara” secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu, 10 April 2021 telah sukses dilaksanakan dengan mengusung tema: “Mempertahankan Taman Baca di Masa Pandemi.” Lebih dari 150 pegiat literasi lintas profesi dari berbagai kota di Indonesia hadir untuk saling memberi semangat dan berkolaborasi.

Kegiatan ini juga didukung oleh Bunda Literasi Kota Depok, @bundaellyfarida , Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok (@perpustakaanumumdepok) Ibu @sitichaerijah, Wakil Komisaris Bank Mandiri, Bapak @andrinofchaniago, Sejarawan Publik, bapak Fajar Rusvan, Bunda Evelyn A. Sare dari @rumahbacasukacitaende, Ende, Flores- Kak @obe_obean dari Balai Baca Rumah Bako, Agam-Sumatera Barat dan Kak Laila dari Perpucil @kincirulin, Depok -Jawa Barat.

Alhamdulillah, Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam acara Parade Kincir Ulin 2021. Nantikan kegiatan seru lainnya bersama @kincirulin dan giat #aksiliterasiku kolaborasi Taman Baca Masyarakat (TBM) se-Nusantara selanjutnya! Sampai jumpa 👋🏻 Salam Literasi!

Salam Kincir 🌿

Kabar Kincir Ulin, Kegiatan Perpucil, Parade, Perpucil Kincir Ulin

Puncak Parade: Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara

Kincir Ulin Sukses Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara!

Kincir Ulin sukses menggelar acara puncak “Parade Kincir Ulin 2021; Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara” secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu, 10 April 2021. Dengan mengusung tema: “Mempertahankan Taman Baca di Masa Pandemi,” lebih dari 150 pegiat literasi lintas profesi dari berbagai kota di Indonesia hadir untuk saling memberi semangat dan berkolaborasi. Ketua pelaksana kegiatan ini, kak Hani, menyatakan bahwa para pegiat literasi yang hadir, mewakili kota-kota sebagai berikut: Manokwari, Bombana, Dompu, Luwuk kab. Banggai, Kendari, Parigi Moutong, Makassar, kab. Gowa, Bone, Ende, Sikka, Mamuju, Pontianak, Samarinda, kab. Sintang, Indramayu, Malang, kab. Rembang, Tuban, Semarang, Tegal, Majalengka, Cilacap, Ciajur, Bandung, Jakarta, Depok, Riau, Indragiri Hulu, Jambi, Way Kanan, Padang, Agam, Sawah Lunto, Medan, Aceh Barat Daya, dan sebagainya.

“Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara: Temu Sahabat, Kibarkan Semangat!”, digagas oleh sebuah taman baca masyarakat ramah anak di Kota Depok, Jawa Barat, yaitu Perpustakaan Cilik (Perpucil) Kincir Ulin. Dengan adanya kegiatan yang didukung oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok ini, diharapkan dapat menginspirasi para pegiat literasi di seluruh Nusantara untuk lebih inovatif dalam membuat program di taman baca dan perpustakaan.

“Perpustakaan adalah jantung pendidikan dan buku adalah mata dunia,” Kepala DISKARPUS Kota Depok, Ibu Hj. Siti Chaerijah Aurijah, S.Pd., M.M., menyampaikan.

Kegiatan ini juga didukung oleh Bunda Literasi Kota Depok, bunda Elly Farida, ilustrator buku anak yang sudah go international, kak Dewi Tri Kusumah, Ketua Yayasan Jari Cendekia Indonesia/Sejarawan Publik, bapak Fajar Rusvan, dan Praktisi Home Education, Indri Ayu Lestari, serta dari berbagai pihak lainnya melalui pesan-pesan motivasi khusus bagi pegiat literasi se-Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga turut diramaikan oleh penampilan Bintang-bintang Teater Cilik dari Kincir Ulin Depok-Jawa Barat (ananda Sakhi, Rara, Putri, Ahiung, dan Akiun) serta Pembaca Nyaring dari Rumah Baca Sukacita, Ende-NTT (ananda Aliza, Nanda, dan Millan).

Gelar wicara yang berlangsung sekitar 3 jam ini dipandu oleh Kak Rinda, salah satu pendiri Kincir Ulin dan dihadiri oleh beberapa narasumber, yaitu: Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si. dari Studio Aksiliterasi, Bunda Evelyn Asrila Sare, pendiri Rumah Baca Sukacita di Ende-NTT, Kak Obe dari Balai Baca Rumah Bako, Agam-Sumatera Barat, dan Kak Laila, Kepala Perpucil Kincir Ulin Depok-Jawa Barat. Kegiatan ini pun dibuka secara resmi oleh Ketua Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kota Depok, ibu Hj. Siti Chaerijah Aurijah, S.Pd., M.M.

Seperti yang kita ketahui, dampak pandemi covid-19 mempengaruhi banyak sektor, salah satunya Taman Baca Masyarakat (TBM). Banyak taman baca yang memilih untuk tutup dan tidak aktif selama masa pandemi. Dalam gelar wicara ini, bapak Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si. menyampaikan bahwa seluruh stake holder harus berkolaborasi membangun kesadaran literasi dan mendukung keberadaan Taman Baca Masyarakat serta perpustakaan supaya “aksi literasi” tetap berjalan di tengah masyarakat Indonesia, terutama bagi penerus bangsa. Kemudian, perwakilan pegiat literasi dari Taman Baca Masyarakat yang menjadi narasumber juga berbagi cerita tentang perjuangan “aksi literasi” sebelum masa pandemi, bagaimana mempertahankan serta menciptakan inovasi program taman baca pada masa pandemi, serta harapan untuk dapat bertahan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Senada dengan kawan-kawan pegiat literasi dari berbagai kota di Indonesia yang ikut hadir dalam gelar wicara tersebut, bapak Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si. (Wakil Komisaris Bank Mandiri/Pendiri Studio Aksi Literasi) juga mengharapkan adanya keberlanjutan kegiatan seperti Parade Kincir Ulin ini, terutama dalam hal pengembangan taman baca sebagai salah satu komunitas yang berperan penting dalam mengembangkan literasi di tengah masyarakat.

Dengan demikian, sebagian besar pegiat literasi yang hadir dalam gelar wicara ini, sepakat untuk melanjutkan pertemuan antara pengurus taman baca se-Nusantara secara berkala dan menderaskan gerakan atau giat #AKSILITERASIKU sebagai salah satu bentuk semangat pegiat literasi. Gerakan atau giat #AKSILITERASIKU yang sudah digagas oleh Kincir Ulin ini merupakan bentuk nyata dari semangat mengembangkan literasi di masyarakat.

Pengembangan literasi harus disertai dengan aksi yang dimulai dari diri sendiri, disebarluaskan, dan diwujudkan dalam kolaborasi. Ini #AKSILITERASIKU. Ini #AKSILITERASIKITA.

■ HLRKU. Depok, 14 April 2021.


Artikel Parade Kincir Ulin 2021; Gelar Wicara Taman Baca Se-Nusantara:

Kabar Kincir Ulin, Kegiatan Perpucil, Parade

#ParadeKincirUlin2021: Pahlawan Bumi

#LatePost


Terima kasih kepada Bunda/Ayah yang sudah ikut membersamai ananda sepanjang kegiatan #ParadeKincirUlin2021 :Jadilah Pahlawan Bumi, Sabtu, 3 April 2021 ✨

Sahabat cilik Kincir Ulin semuanya kalian luar biasaaa keren!!
Alhamdulillah, di akhir kegiatan peserta berhasil “mengikrarkan” keinginan untuk menjadi pahlawan yang dimulai dari rumah. Ada yang ingin menjadi pahlawan dongeng, pengusaha muslim, pahlawan laut, pahlawan bank sampah, pahlawan lingkungan rumah, bahkan sampai ada yang mau jadi pahlawan astronot yang membersihkan sampah di luar angkasa!
Semoga cita-cita sahabat semua bisa terwujud! Aamiin.

Terima kasih Ibu Ica @annisa.joenoes sudah berbagi ilmu bermanfaat untuk pahlawan-pahlawan cilik ini.

Terima kasih juga untuk sahabatKU yang telah berpartisipasi. Sampai jumpa di kegiatan selanjutnya! Untuk video lengkapnya bisa ditonton di kanal youtube Kincir Ulin yaa~ Atau bisa klik tautan berikut ini👇🏼 (https://youtu.be/xORws8dYi2w) Yuk, jadilah Pahlawan Bumi dimulai dari hal sederhana! Sampahku tanggungjawabku! Ini #aksiliterasiku mana #aksiliterasimu?